Terdengar Suara Tangisan Ternyata Seorang Suami Bawa Istri untuk Bersalin Normal, Disuruh Dokter Caesar Akhirnya Meninggal | SABARISH TECH

Terdengar Suara Tangisan Ternyata Seorang Suami Bawa Istri untuk Bersalin Normal, Disuruh Dokter Caesar Akhirnya Meninggal

Jansdika Domnik, seorang ibu yang meninggal setelah operasi caesar

Kisah tragis sebuah keluarga di Delizardang sempat membuat miris warganet, yakni kisah tragis yang dialami keluarga Afrianto Manorong.

Afrianto Manurong kehilangan istrinya yang meninggal setelah menjalani operasi caesar di sebuah rumah sakit di Sumatera Utara.

Dalam unggahan video tersebut, Afrianto Manorong menjelaskan bahwa istrinya menjalani operasi untuk melahirkan anak kedua mereka.

“Kepada masyarakat Indonesia, khususnya Sumut, saya ingin menyampaikan isi hati saya atas masalah yang menimpa istri saya yang membuatnya pingsan selama 14 hari,” kata Afrianto Manorong dalam video yang diunggah di Facebook, Selasa. 5/7/2022).

Dalam cerita Afrianto dalam video tersebut, saat itulah dokter menyarankan operasi Caesar karena sudah saatnya bayi mereka keluar dari kandungan.

Dalam video yang diunggah 2 jam sebelum operasi, sang istri terlihat sehat dan bahagia menyambut buah hatinya.
Operasi ini dilakukan pada Senin, 29 Juni 2011, operasi caesar dilakukan bukan karena masalah, tetapi karena dokter menyarankan operasi.

Dia melanjutkan: “Kondisi anak saya dalam kandungan baik, tidak ada masalah dengan Breif, orang lain dan istri saya.”

Operasi ini dilakukan selama 1,5 jam, kondisi bayi sehat, namun kaki dan ujung jari sedikit membiru.

Kurang dari setengah jam sebelum dokter memanggilnya untuk berbicara langsung, dokter menjelaskan bahwa ketika plasenta dikeluarkan, istrinya shock, yang menyebabkan dia berhenti bernapas dan jantungnya berhenti.

Afrianto juga tidak tahu apa penyebabnya, dokter menjelaskan bahwa istrinya mengalami komplikasi dari emboli cairan ketuban dan infeksi organ dalam.

Dokter juga mengatakan bahwa apapun yang diberikan adalah pengobatan yang terbaik, namun tidak ada perbaikan kesembuhan istrinya selama 14 hari.

Istrinya dalam kondisi kritis selama 14 hari, dan dalam 5 hari terakhir, istrinya mengalami infeksi, yang bahkan membuat suhu tubuhnya mencapai 40,8 derajat.

Afrianto juga meminta bantuan dokter dan masyarakat untuk mendoakan kesembuhan istrinya, namun sayang, Senin (4/7/2022). Yang terkasih, meninggal di pangkuan Tuhan Yang Maha Esa

Leave a Reply

Your email address will not be published.